Pengurus Baru FAI Makassar Dilantik, Target Juara Porprov Sulsel 2026

MAKASSAR – Kepengurusan baru Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kota Makassar resmi dilantik di Gedung Mulo, Jumat (14/8/2026). Kepengurusan baru tersebut langsung dihadapkan pada agenda besar: mempertahankan prestasi sekaligus membawa cabang olahraga akuatik Makassar menjadi salah satu kekuatan utama pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026.

Pelantikan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WITA itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat persiapan menghadapi Porprov Sulsel 2026.

Ketua FAI Makassar, Harmony AB. Hamka, mengajak seluruh jajaran pengurus dan insan olahraga akuatik untuk menjaga kekompakan serta melanjutkan capaian prestasi yang telah diraih sebelumnya.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ayo kita jaga kekompakan dan lanjutkan prestasi gemilang di Porprov Sulsel 2026 nanti,” ujar Harmony.

Kepengurusan Baru Diharapkan Bawa Energi Baru

Wakil Ketua II KONI Kota Makassar, H. Yunus, berharap terbentuknya kepengurusan baru FAI Makassar dapat menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi atlet.

Menurutnya, organisasi yang solid menjadi salah satu faktor penting dalam menyiapkan atlet menghadapi kompetisi, terutama menjelang Porprov Sulsel 2026.

“Kepengurusan baru ini semoga menjadi angin segar untuk prestasi akuatik di Porprov 2026 nanti, bisa membawa Makassar menjadi juara,” kata Yunus.

Pernyataan tersebut sekaligus menempatkan FAI Makassar pada tantangan yang lebih besar. Bukan hanya menjaga capaian sebelumnya, tetapi meningkatkan kontribusi cabang olahraga akuatik terhadap target prestasi kontingen Kota Makassar.

Dispora Pastikan Dukungan untuk Olahraga Akuatik

Dukungan terhadap pengembangan olahraga akuatik juga disampaikan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Kabid Pembudayaan dan Pembinaan Olahraga Dispora Makassar, Andi Bilhaq Azikin, S.Ip, menegaskan pihaknya akan terus mendukung kegiatan olahraga akuatik di Kota Makassar.

“Kami akan selalu mendukung seluruh kegiatan akuatik dengan harapan bisa membawa nama Kota Makassar harum di tingkat daerah, nasional dan internasional,” ujarnya.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan atlet hingga penguatan organisasi olahraga.

Dengan dukungan pemerintah, KONI, dan federasi, cabang olahraga akuatik diharapkan mampu memiliki fondasi pembinaan yang semakin kuat.

Ketua FAI Sulsel Tekankan Transparansi Bantuan

Sementara itu, Ketua FAI Sulsel, Amirullah Nur Saenong, mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang transparan, khususnya dalam penggunaan dukungan yang diterima dari KONI.

“Saya berharap semua bantuan yang diterima dari KONI harus dipertanggungjawabkan secara transparan,” tegas Amirullah.

Pesan tersebut menekankan bahwa peningkatan prestasi perlu berjalan beriringan dengan tata kelola organisasi yang baik. Dukungan anggaran dan fasilitas untuk pembinaan atlet harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi.

Porprov 2026 Jadi Ujian Pertama Kepengurusan Baru

Setelah pelantikan, pekerjaan besar FAI Makassar bukan hanya menjaga soliditas internal organisasi. Tantangan berikutnya adalah memastikan persiapan atlet berjalan optimal menuju Porprov Sulsel 2026.

Target menjadi juara yang disampaikan jajaran KONI Makassar menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi FAI Makassar untuk menunjukkan kualitas pembinaan atlet akuatiknya.

Pelantikan kepengurusan baru akhirnya bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi titik awal untuk memperkuat konsolidasi, menjaga prestasi, meningkatkan pembinaan, sekaligus membangun tata kelola organisasi yang transparan.

Jika seluruh unsur tersebut berjalan beriringan, FAI Makassar diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kontingen Kota Makassar dan membawa prestasi olahraga akuatik ke level yang lebih tinggi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna