10 Atlet, 10 Kategori, 10 Emas: Binaraga Makassar Bidik Juara Umum Porprov Sulsel 2026
MAKASSAR – Cabang olahraga Binaraga dan Fitness Kota Makassar memasang target maksimal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Sepuluh atlet yang akan turun di 10 kategori pertandingan diproyeksikan membawa pulang 10 medali emas sekaligus mempertahankan gelar juara umum.

Target tersebut bukan tanpa persiapan. Kontingen Binaraga dan Fitness Makassar telah membangun program pembinaan sejak para atlet memastikan tiket ke Porprov melalui babak kualifikasi pada Oktober 2025.
Pada babak kualifikasi tersebut, Makassar berhasil meloloskan 10 atlet dari 10 kategori yang dipertandingkan sekaligus keluar sebagai juara umum.
Kini, pekerjaan rumahnya tinggal satu: mempertahankan hasil tersebut ketika persaingan sesungguhnya berlangsung di Porprov Sulsel 2026.
Persiapan Dimulai Sejak Kualifikasi
Ketua Binaraga dan Fitness Kota Makassar, Syahrul, mengatakan persiapan para atlet hingga saat ini berjalan sesuai rencana.
Meski berlatih di tempat dan basecamp masing-masing, program latihan tetap diarahkan dan dipantau secara terukur oleh pengurus serta tim pelatih.
“Alhamdulillah sampai saat ini persiapan Binaraga dan Fitness Kota Makassar berjalan lancar. Teman-teman tetap latihan di tempat dan basecamp masing-masing di Kota Makassar,” kata Syahrul, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, program persiapan telah berjalan sejak atlet dinyatakan lolos kualifikasi pada Oktober 2025. Seluruh atlet yang lolos juga masih bertahan dalam persiapan menuju Porprov.
“Atlet sudah mulai menjalankan program sejak lolos babak kualifikasi Porprov pada Oktober 2025 sampai sekarang,” ujarnya.
Durasi persiapan yang panjang menjadi salah satu modal Makassar untuk menjaga performa atlet hingga memasuki hari pertandingan.
Rekam Jejak Empat Tahun Jadi Dasar Seleksi
Bukan sekadar mengandalkan nama besar, proses penentuan atlet yang diproyeksikan menuju Porprov dilakukan dengan melihat rekam jejak prestasi.
Pengurus Binaraga dan Fitness Makassar mempertimbangkan histori prestasi atlet selama empat tahun terakhir sebelum menentukan komposisi tim.
Pertimbangan tersebut menjadi semakin penting karena Porprov Sulsel 2026 mempertandingkan 10 kategori binaraga.
“Sebelum babak kualifikasi, kami melihat histori prestasi atlet selama empat tahun terakhir. Alhamdulillah pada babak kualifikasi kami bisa menjadi juara umum,” kata Syahrul.
Hasil kualifikasi kemudian menjadi indikator awal kekuatan kontingen Makassar. Namun, capaian tersebut tidak dianggap sebagai jaminan untuk pertandingan utama.
Karena itu, program persiapan kembali diperkuat menjelang Porprov.
Atlet Dipantau Pelatih Berlisensi
Untuk menjaga performa, pengurus menyiapkan program latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet.
Pelatih yang ditunjuk juga memiliki lisensi sehingga program latihan dapat diberikan secara lebih terarah, terutama kepada atlet yang diproyeksikan sebagai kandidat peraih emas.
“Pelatih yang kami tunjuk adalah pelatih yang memiliki lisensi, sehingga para atlet dapat memahami program-program yang diberikan, khususnya atlet yang ditargetkan meraih medali emas,” jelasnya.
Pendampingan tidak hanya diberikan kepada atlet yang menjadi target utama peraih medali emas. Seluruh atlet tetap mendapatkan program khusus untuk meningkatkan performa hingga hari pertandingan.
Bagi cabang olahraga yang sangat bergantung pada kondisi fisik dan penampilan atlet saat kompetisi, konsistensi program menjadi bagian penting dari persiapan.
Bukan Hanya Otot, Mental dan Kesehatan Jadi Perhatian
Memasuki fase akhir persiapan, pengurus tidak hanya berfokus pada peningkatan kondisi fisik.
Kesehatan dan mental atlet juga menjadi perhatian. Syahrul menyebut para atlet akan terus didampingi hingga Porprov berlangsung pada November 2026.
“Kalau sekarang, sampai Porprov pada November 2026, atlet betul-betul kami dampingi. Kami menjaga dari segi kesehatan maupun mental,” katanya.
Pendekatan tersebut diperlukan karena performa atlet binaraga tidak hanya ditentukan oleh latihan selama berada di gym. Kondisi tubuh, pemulihan, kesehatan, kesiapan mental, hingga kemampuan menampilkan hasil latihan pada saat pertandingan turut menjadi bagian dari persiapan.
Persaingan Diprediksi Ketat
Target 10 emas membuat Makassar harus menghadapi tekanan yang tidak ringan.
Syahrul mengakui sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan juga memiliki atlet yang dinilai siap bersaing.
“Ada beberapa kota ataupun kabupaten yang menurut kami memiliki atlet yang siap. Insyaallah, untuk Porprov ini kami lebih siap dibandingkan mereka,” ujarnya.
Meski demikian, pengurus Makassar memilih mengandalkan persiapan yang telah dibangun sejak kualifikasi.
Waktu persiapan yang panjang dan program yang dilakukan secara terarah menjadi salah satu modal menghadapi persaingan di arena Porprov.
Namun, Syahrul mengingatkan bahwa capaian pada Porprov sebelumnya tidak bisa dijadikan pembanding secara langsung.
Pada Porprov 2022 di Sinjai-Bulukumba, cabang olahraga binaraga masih berstatus ekshibisi sehingga belum masuk dalam perebutan medali seperti pada Porprov Sulsel 2026.
Artinya, Porprov tahun ini menjadi momentum penting bagi Binaraga dan Fitness Makassar untuk menunjukkan kemampuan ketika nomor tersebut dipertandingkan secara resmi dalam perebutan medali.
Pesan Syahrul: Jangan Kalah Sebelum Bertanding
Memasuki fase akhir menuju pertandingan, Syahrul meminta atlet menjaga konsistensi dan tidak kehilangan fokus.
Ia mengingatkan para atlet untuk menjaga kesehatan dan mental serta disiplin menjalankan program yang telah disiapkan.
“Saya juga atlet. Pesan saya, tetap jaga kesehatan, jaga mental, jangan drop. Jangan lupa multivitamin, itu yang utama,” katanya.
Menurut Syahrul, karakter olahraga binaraga membuat setiap atlet sebenarnya telah menghadapi pertandingan jauh sebelum naik ke panggung kompetisi.
“Binaraga adalah seni otot. Dari Juli sampai Porprov, sebenarnya kami sudah bertanding melawan diri sendiri. Saat hari H, kami hanya menampilkan apa yang sudah kami latih dan perjuangkan selama empat bulan terakhir,” pungkasnya.
Kini, 10 atlet Makassar tinggal menunggu panggung Porprov Sulsel 2026. Targetnya jelas: 10 kategori, 10 emas, dan kembali menjadi juara umum.








