Kejar 200 Emas di Porprov 2026, KONI Makassar Laporkan Kesiapan 1.204 Personel ke Wali Kota

MAKASSAR — Target 200 medali emas menjadi ambisi besar kontingen Kota Makassar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Untuk memastikan persiapan berjalan sesuai rencana, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membawa langsung perkembangan kontingen ke meja Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Ketua KONI Kota Makassar Ismail bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (29/9/2026).

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas kesiapan teknis atlet, tetapi juga sejumlah agenda strategis menjelang keberangkatan kontingen Makassar ke Porprov XVIII yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

45 Cabang Olahraga, 1.204 Personel Disiapkan

Dalam audiensi tersebut, Ismail memaparkan perkembangan persiapan kontingen Makassar.

Kota Makassar dipastikan akan ambil bagian pada 45 cabang olahraga dengan total kekuatan kontingen mencapai 1.204 orang. Jumlah tersebut terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, mekanik, dan manajer.

Menurut Ismail, persiapan atlet telah dilakukan secara intensif melalui program Training Center (TC) yang berjalan selama empat bulan.

“Kami melaporkan bahwa saat ini kami telah melaksanakan TC selama empat bulan dengan pemberian uang saku kepada atlet dan pelatih serta sarana TC,” kata Ismail.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Makassar memastikan atlet memiliki persiapan yang cukup sebelum memasuki persaingan Porprov.

Bukan Sekadar Ikut, Makassar Bidik 200 Emas

KONI Makassar datang ke Porprov 2026 bukan sekadar untuk berpartisipasi. Target prestasi yang dipasang tergolong ambisius.

Kontingen Makassar ditargetkan mampu membawa pulang:

  • 200 medali emas
  • 100 medali perak
  • 120 medali perunggu

Target tersebut menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembinaan olahraga Kota Makassar dalam menghadapi Porprov XVIII Bone-Wajo.

“Target medali untuk Porprov XVIII Bone-Wajo 2026, kontingen Kota Makassar adalah 200 emas, 100 perak dan 120 perunggu,” ujar Ismail.

Dengan jumlah cabang olahraga yang diikuti dan besarnya target medali tersebut, persiapan kontingen menjadi pekerjaan yang tidak ringan. Karena itu, KONI Makassar juga mulai memastikan dukungan pemerintah kota sebelum para atlet turun bertanding.

Wali Kota Pastikan Hadiri Pelepasan Kontingen

Salah satu agenda yang dibahas dalam audiensi adalah rencana pelepasan kontingen Makassar sebelum keberangkatan menuju Porprov.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 23 Oktober 2026. KONI Makassar berharap Wali Kota dapat hadir sekaligus memberikan dukungan langsung kepada para atlet.

Gayung bersambut. Munafri Arifuddin memastikan dirinya akan menghadiri agenda pelepasan tersebut.

Bahkan, Wali Kota menawarkan dua alternatif lokasi, yakni Lapangan Karebosi atau kawasan Anjungan Pantai Losari.

“Saya tawarkan kepada KONI dua tempat kalau mau, bisa di Karebosi dan di Anjungan. Saya akan hadiri kegiatan itu,” kata Munafri, yang akrab disapa Appi.

Kehadiran Wali Kota diharapkan dapat menjadi suntikan moral bagi atlet dan seluruh unsur kontingen yang akan membawa nama Makassar di ajang olahraga tingkat provinsi.

Ada Rencana Ramah Tamah hingga Pengusulan Bonus Atlet

Selain pelepasan kontingen, KONI Makassar juga merancang agenda pengukuhan dan ramah tamah antara Wali Kota dengan cabang olahraga peserta Porprov.

Agenda tersebut direncanakan berlangsung di Baruga Anging Mammiri sebagai bagian dari rangkaian persiapan sebelum kontingen bertolak menuju Bone dan Wajo.

Tidak berhenti pada persiapan pertandingan, KONI Makassar juga membawa isu kesejahteraan atlet dalam audiensi tersebut.

KONI menyampaikan usulan pemberian bonus bagi atlet peraih medali. Usulan tersebut diharapkan dapat dimasukkan dalam anggaran pokok tahun 2027 sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap atlet yang berhasil mengharumkan nama Kota Makassar.

Persiapan Memasuki Fase Penentuan

Audiensi tersebut menjadi salah satu momentum penting menjelang Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Dengan TC yang telah berlangsung selama empat bulan, 45 cabang olahraga yang dipersiapkan, serta kekuatan kontingen mencapai 1.204 personel, Makassar kini memasuki fase akhir persiapan.

Namun, ukuran keberhasilan nantinya bukan hanya terletak pada besarnya jumlah kontingen. Seluruh persiapan tersebut akan diuji ketika para atlet mulai bertanding memperebutkan medali di Bone dan Wajo.

Target 200 medali emas pun kini menjadi tantangan sekaligus pertaruhan bagi KONI Makassar untuk membuktikan efektivitas pembinaan olahraga yang telah dijalankan.

Dukungan pemerintah, kesiapan atlet, kerja pelatih, serta konsistensi seluruh kontingen akan menjadi faktor penting untuk menentukan apakah target besar tersebut dapat benar-benar diwujudkan di arena Porprov 2026.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna