KONI Makassar Digitalisasi Pengelolaan Keuangan, Tata Kelola Organisasi Mulai Terintegrasi

MAKASSAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mulai mengubah cara kerja organisasi dengan mengintegrasikan sistem keuangan dan perencanaan berbasis aplikasi. Digitalisasi ini diarahkan untuk membuat pengelolaan organisasi olahraga lebih tertib, efisien, transparan, dan mudah dipertanggungjawabkan.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu agenda pembenahan internal KONI Makassar di tengah persiapan menghadapi Porprov Sulawesi Selatan 2026 sekaligus membangun fondasi pembinaan olahraga untuk jangka panjang.

Ketua Umum KONI Makassar, Ismail, mengatakan pembenahan tata kelola merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan prestasi olahraga.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya menghasilkan atlet berprestasi. Sistem yang menopang pembinaan juga harus dibangun secara profesional.

“Kami ingin KONI Kota Makassar tumbuh bukan hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam tata kelola organisasi yang baik. Kami percaya bahwa prestasi yang besar akan menjadi kuat apabila dibangun di atas organisasi yang tertib, terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ismail.

Anggaran dan Perencanaan Masuk Sistem Digital

Ismail menjelaskan, pembenahan dimulai dari dua aspek yang menjadi fondasi operasional organisasi, yakni perencanaan dan pengelolaan anggaran.

Dalam penyusunan anggaran, KONI Makassar menggunakan standar dan mekanisme tata kelola yang diselaraskan dengan sistem Pemerintah Kota Makassar.

KONI Makassar juga memanfaatkan sistem aplikasi keuangan publik yang konsep dan tata kelolanya telah dikembangkan di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Sistem tersebut kemudian terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan organisasi olahraga, termasuk menghubungkannya dengan proses perencanaan pembangunan Kota Makassar.

“Langkah ini kami lakukan bukan semata-mata karena perkembangan teknologi, tetapi karena kami ingin membangun cara kerja yang efisien, transparan, terbuka, dan akuntabel,” ujarnya.

Ismail: Bukan Sekadar Mengikuti Perkembangan Teknologi

Menurut Ismail, digitalisasi bukan tujuan akhir. Teknologi digunakan sebagai instrumen untuk mengubah pola kerja organisasi agar lebih terukur dan terdokumentasi.

Ia menyebut KONI Makassar menjadi salah satu organisasi olahraga di Indonesia yang menerapkan sistem aplikasi dalam pengelolaan keuangan dan perencanaan organisasi secara terintegrasi.

“Perlu kami sampaikan kepada hadirin sekalian, KONI Kota Makassar menjadi salah satu organisasi olahraga di Indonesia yang menerapkan sistem aplikasi dalam pengelolaan keuangan dan perencanaan organisasi secara terintegrasi,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Ismail dalam Rapat Kerja KONI Makassar bertajuk “Harumkan Olahraga Makassar Melalui Porprov Sulsel 2026 Menuju Prestasi Nasional” di Novotel Makassar, Sabtu (28/8).

Rapat kerja tersebut turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Wali Kota Dorong Digitalisasi Berujung pada Prestasi

Munafri mengapresiasi langkah KONI Makassar membenahi tata kelola organisasi. Namun, ia menekankan bahwa perbaikan sistem administrasi dan keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas atlet.

“Mempertahankan juara harus dilakukan dengan peningkatan kualitas atlet. Ini yang paling penting,” kata Munafri.

Menurutnya, sistem pengelolaan keuangan yang baik diperlukan agar dukungan anggaran untuk olahraga dapat digunakan secara tertib dan memberikan manfaat yang jelas bagi pembinaan atlet.

“Seperti yang tadi disampaikan Pak Ketua, peningkatan kualitas atlet harus berjalan seiring dengan sistem pengelolaan keuangan yang baik,” ujarnya.

Dengan sistem yang lebih terukur, setiap penggunaan anggaran diharapkan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mendukung program pembinaan secara lebih efektif.

Bagi KONI Makassar, digitalisasi tata kelola akhirnya bukan hanya soal memindahkan administrasi ke dalam aplikasi. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun organisasi olahraga yang memiliki sistem kerja yang lebih modern dan mendukung pencapaian prestasi secara berkelanjutan.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna