Pallawa Championship 2026 Digelar, Ismail: Menembak Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Ruang Mengasah Prestasi
KONI Makassar Apresiasi Kejuaraan Menembak sebagai Wadah Pembinaan dan Regenerasi Atlet
MAKASSAR – Arena tembak bukan hanya menjadi tempat mengejar skor dan kemenangan. Bagi para pecinta olahraga menembak, kompetisi juga menjadi ruang untuk menguji ketenangan, mengasah konsentrasi, memperkuat mental, sekaligus membangun silaturahmi.
Semangat itu mewarnai pelaksanaan Lomba Menembak Pallawa Championship 2026 yang digelar di Pallawa Shooting Range Polda Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (15/8/2026).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ismail, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi seperti Pallawa Championship memiliki arti penting dalam memberikan ruang bagi para pecinta dan atlet olahraga menembak untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Lomba Menembak Pallawa Championship 2026 bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga momentum untuk bersilaturahmi, berkumpul, menambah teman, serta memberikan ruang bagi para pecinta olahraga menembak untuk terus mengasah kemampuan,” ujar Ismail.
Kompetisi Jadi Bagian dari Proses Pembinaan

Ismail menilai penyelenggaraan kompetisi secara konsisten menjadi bagian penting dalam pengembangan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga menembak.
Menurutnya, atlet membutuhkan ruang untuk menguji kemampuan yang selama ini dibangun melalui latihan. Kompetisi menjadi salah satu instrumen untuk melihat perkembangan sekaligus mengevaluasi kemampuan atlet dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Ia menyebut olahraga menembak memiliki karakter tersendiri karena menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis.
Ketenangan, konsentrasi, ketelitian, disiplin, serta kekuatan mental menjadi faktor penting yang menentukan performa seorang atlet di arena pertandingan.
Karena itu, setiap kejuaraan tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter dan peningkatan kualitas atlet.
Menang Jangan Cepat Puas, Belum Menang Jangan Berkecil Hati
Dalam kesempatan tersebut, Ismail juga memberikan pesan kepada para peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses untuk berkembang.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan bukan alasan untuk berhenti meningkatkan kemampuan. Sebaliknya, hasil yang belum sesuai harapan juga tidak seharusnya membuat seorang atlet kehilangan semangat.
“Menang jangan cepat berpuas diri, dan kalau belum menang jangan berkecil hati. Yang paling penting adalah kemauan untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik,” tegas Ismail.
Pesan tersebut menekankan pentingnya konsistensi dalam membangun prestasi.
Dalam olahraga kompetitif, kemenangan dapat berubah dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Namun, disiplin berlatih dan kemauan untuk terus berkembang menjadi fondasi yang menentukan perjalanan seorang atlet dalam jangka panjang.
KONI Makassar Dukung Ruang Kompetisi Atlet
Ismail menegaskan KONI Kota Makassar mendukung berbagai kegiatan olahraga yang membuka kesempatan lebih luas bagi atlet dan masyarakat untuk berkompetisi.
Menurutnya, semakin banyak ruang kompetisi yang berkualitas, semakin besar pula peluang atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan.
Pallawa Championship 2026 pun diharapkan tidak hanya menghasilkan para pemenang, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga menembak di Sulawesi Selatan.
Bagi para peserta, setiap peluru yang dilepaskan bukan sekadar upaya mengejar angka di papan skor. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ujian atas konsentrasi, ketenangan, disiplin, dan kesiapan mental yang selama ini ditempa melalui latihan.
Dari arena seperti inilah, pengalaman bertanding terus dibangun dan potensi-potensi baru diharapkan dapat berkembang menjadi prestasi yang lebih besar pada masa mendatang.
Dokumentasi: Rasmi Nigrahayu








